Kamis, Februari 23, 2012
Baner
logo3 copy.png
08
Aug
2011

Pahlawan Bola

RADAR BANYUWANGI - PSSI memutuskan kompetisi Liga Indonesia (LI) digelar mulai 18 Oktober nanti. Keputusan lainnya, kompetisi diikuti klub profesional. Ada lima syarat yang harus dipenuhi klub supaya bisa disebut profesional. Yakni, legal, finansial, administrasi personal, supporting, dan infrastruktur.
Aturan baru itu, tentu saja memberatkan dua raksasa sepak bola di eks Karesidenan Besuki, Persid Jember dan Persewangi Banyuwangi.
Setahu penulis, hingga kini baik Persid maupun Persewangi belum bernaung di bawah Perseroan Terbatas (PT). Kalau memang betul belum punya PT, berarti keduanya harus berpacu dengan waktu. Segera membentuk PT untuk memenuhi persyaratan pertama, yakni legalitas klub. Bukankah kompetisi akan dimulai dua bulan lagi.

 

Selanjutnya: Pahlawan Bola

   
08
Aug
2011

Pungutan Liar

RADAR BANYUWANGI - Meski sudah banyak pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif yang dijebloskan ke penjara karena tersangkut korupsi, ternyata tak membuat jera aparat yang lain. Terbukti, kasus korupsi tetap saja marak, bahkan tak sedikit yang tertangkap tangan secara langsung oleh petugas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Anehnya, permainan kongkalikong yang merugikan negara milyaran hingga triliunan rupiah terus saja berlangsung dan menggurita. ’’Nyanyian’’ beberapa politisi yang terlibat kasus korupsi semakin membuat rakyat kehilangan kepercayaan terhadap para politisi, aparat pemerintah dan aparat penegak hukum di negeri ini.

Selanjutnya: Pungutan Liar

   
08
Aug
2011

Banyuwangi Etno Carnaval

RADAR BANYUWANGI - Tak sampai tiga bulan lagi di Bumi Blambangan bakal ada even akbar berskala internasional. Itu kalau sukses dan tak ada kendala. Namanya Banyuwangi Etno Carnaval (BEC). Rencananya akan digelar 22 Oktober 2011. Agenda itu telah beberapa kali diungkap Bupati Abdullah Azwar Anas. Bahkan, ketika berlangsung Jember Fashion Carnaval (JFC) Minggu (24/7) lalu, panitia juga sempat menyinggung rencana BEC saat konferensi pers dengan para wartawan dari dalam dan luar negeri. Sebab, yang akan mendesain BEC adalah orang-orang yang selama ini menangani JFC.
Sayangnya, hingga kini agenda itu belum tersosialisasi kepada masyarakat secara luas. Sehingga, banyak masyarakat yang tidak tahu. Termasuk, para insan pers juga belum ada yang memberitakan agenda ini di media. Terutama menyangkut isi, misi, dan format BEC yang diharapkan bisa dijadikan sarana menarik para wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke bumi berjuluk The Santet of Java eh salah, maksudnya The Sun Rise of Java he… he...

Selanjutnya: Banyuwangi Etno Carnaval

   
08
Aug
2011

Menembus Pelosok, Angkat Potensi Desa

RADAR BANYUWANGI - Tak terasa harian pagi Radar Banyuwangi yang selalu kita nikmati sebagai ‘’menu sarapan pagi’’, hari ini usianya genap 12 tahun. Seperti biasa, kami banyak menerima ucapan selamat dari para kolega, baik melalui sms, email, jejaring sosial, iklan, ucapan selamat, dan jabat tangan, bahkan datang langsung ke kantor membawa kue tart, tumpeng, atau jajan pasar. Beberapa di antaranya juga menyertakan ucapan doa, harapan, dan kritik membangun agar Radar Banyuwangi bisa tampil lebih baik dan membawa kemaslahatan umat. Tentu semua harapan dan kritik itu menjadi masukan berharga bagi kami untuk berbenah dan melangkah lebih baik di masa mendatang.
Sebagai koran lokal yang beredar di wilayah Banyuwangi dan Situbondo, sudah barang tentu kehadiran Radar Banyuwangi kami harapkan bisa membantu memberikan pencerahan, membuka wawasan, dan mencerdaskan masyarakat. Termasuk, menjalankan fungsi utama media sesuai UU No. 40/1999 tentang pers, yakni sebagai sarana informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Lebih dari itu, kami juga ingin kehadiran Radar

Selanjutnya: Menembus Pelosok, Angkat Potensi Desa

   
12
Jul
2011

Mendorong Desa Melek Baca dan Melek IT

RADAR BANYUWANGI - hampir semua warga Banyuwangi tahu kalau daerahnya memiliki potensi alam yang luar biasa kaya. Mulai dari hasil pertanian, perkebunan, hutan, laut, hingga gunung yang di dalamnya ada kandungan emasnya. Tak hanya itu, alam Bumi Blambangan yang eksotik juga bisa dijual kepada para wisatawan. Potensi alam itu masih diperkaya lagi dengan aneka tradisi dan seni budaya yang tersebar di penjuru desa. Rasanya lengkap ‘’kekayaan’’ yang dimiliki daerah berjuluk The Sun Rise of Java ini.
Rasanya beruntung sekali saya bisa tinggal di Banyuwangi, meski hanya sebatas menjalankan tugas. Meski bukan penduduk asli Banyuwangi, saya ikut merasa bangga dan merasa ikut memiliki daerah di ujung timur pulau Jawa ini. Bahkan, pada beberapa kesempatan, saya juga tak sungkan-sungkan untuk ikut memromosikan daerah ini sebatas yang saya ketahui kepada para kolega. Terutama menyangkut potensi daerah ini dan peluang yang bisa dikembangkan sebagai bisnis menghasilkan.
Kebetulan saat ada tugas ke luar kota seperti ke Surabaya, Jakarta dan beberapa kota lain, saya masih sering bertemu dengan teman-teman atau mantan kolega ketika saya masih terjun di lapangan menjadi wartawan pada tahun 1995 sampai 2000. Karena pos tugas liputan saya selalu berputar di bidang politik, pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, pendidikan dan ekonomi, maka kolega saya banyak dari kalangan politisi, eksekutif, akademisi dan pengusaha. 

Selanjutnya: Mendorong Desa Melek Baca dan Melek IT

   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Artikel Radar Banyuwangi

Radar Partner

Baner
Masuk
Mendaftar
Kontak
Login

Masuk



Register

Mendaftar

Question

Kontak